Kenali Gejala Virus Corona Dan Cara Mencegahnya

Salah satu gejala terperinci dari virus corona ialah menyebabkan penyakit respirasi ataupun saluran pernapasan. Orang dengan terpapar virus corona seringkali mengalami batuk dan manggah akut.

Misalnya anti-piretik guna menurunkan suhu tubuh dan cairan untuk mencegah dehidrasi, serta terapi oksigen di pasien yang mengalami sesak napas. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang menderita atau diduga menderita COVID-19. Peneliti mengatakan, peningkatan denyut jantung yang cepat menandakan gejala pneumonia virus corona baru sudah mulai tampil. Orang yang terinfeksi virus corona baru sering kesempatan mengalami gejala detak jantung yang meningkat.

Gejala Virus Corona

Menurut pandai penyakit infeksi dan kesehatan tubuh dunia Peter Horby dari University of Oxford, coronavirus menyebabkan pasien di Wuhan batuk sedang seminggu diikuti napas pendek dan mesti ke rumah sakit. Penderita yang terinfeksi virus corona akan menerima terapi yang bersifat suportif untuk mengambil gejala.

Ini bukan muncul pada awal penyakit atau bahkan setelah virus dibersihkan. Pasalnya, penyebaran virus corona adalah droplet. Artinya, virus corona menyebar dari air liur ataupun cairan tubuh yang keluar saat berbicara, batuk, dan wahing. Ketika mengalami batuk dan pilek, tubuh sedang berpunya pada kondisi yang tak stabil dan lebih rentan terkena berbagai penyakit. Bila Anda sedang mengalami tbc dan pilek, ada baiknya jika Anda menggunakan perisai untuk mencegah paparan virus, bakteri, dan kuman masuk ke dalam tubuh Dikau yang sedang berada di keadaan rentan. Dengan menggunakan masker ketika Anda menyebrangi batuk dan pilek, Kamu juga turut andil di melakukan pencegahan dan pengendalian virus di ruang publik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *